Piala Dunia 2018 Gunakan Bantuan Teknologi Canggih


Pialaduniarusia.net - Beberapa media menyebutkan bahwa Piala Dunia 2018 nanti akan menggunakan teknologi wasit Robot. Padahal pada kenyataannya, semua itu tidak;ah 100% akurat. Yang disebut dengan wasit robot disini bukanlah robot yang sesungguhnya yang akan menggantikan posisinya ketika bertanding di dalam lapangan akan tetapi penggunaan teknologi canggih yang nantinya akan membantu kinerja wasit utama dalam mengambil keputusan selama pertandingan berlangsung.

Dilengkapi Teknologi VAR Yang Sempat Menjadi Kontroversi
Dalam menukapi berbagai kondisi, wasit sering kali mengalami dilema dalam mengambil satu keputusan, pada akhirnya FIFA memutuskan untuk menggunakan teknologi VAR atau Video Assistant Referee sebagai salah satu media untuk bisa membantu para wasit melihat kondisi yang sebenarnya ketika berada di lapangan. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA sendiri, GIannu Infantino ketika ia menyampaikan hasil dari ujicoba tejnologi yang sudah dilakukan selama hampir dua tahun.

Di dalam masa percobaan ini, seorang asisstant wasit yang akan berada di lapangan akan memutasr rekaman dari insiden kontriversial yang terjadi di tengah lapangan yang membuat wasit merasa ragu. Permintaan pemutaran ulang video akan dilakukan ketika pemain melakukan protes berlebih pada wasit dan hakim garis yang mengambil keputusan kontroversial selama pertandingan berlangsung.

Walau begitu, penggunaan teknologi VAR ini bukan tanpa adanya masalah atau berjalan begitu saja. Beberapa kalangan kabarnya tidak menyetujui penggunaan VAR di dalam pertandingan sepakbola. Hal ini karena proses pemutaran video ulang tentunya akan membuat waktu pertandingan dan menbuat konsentrasi para pemain menjadi sangat terganggu. Mereka membayangkan akan banyak waktu yang terbuang jika pemutaran video ini terjadi beberapa kali di dalam satu laga.

Sedangkan menurut Gianluigi Buffon yang merupakan penjaga gawang legendaris di Juventus, penggunaan teknologi VAR ini akan membuat pertandingan sepakbola tak akan lagi sama seperti dulu. Identitas asli dari olahraga sepak bola semakin lama akan menghilang dan tak akan ada lagi berbagai drama menarik yang akan bisa disaksikan di dalam satu laga sepakbola.

Penggunaan Hawk Eye Di Ajang Piala Dunia 2018
Sebelum adanya teknologi VAR atau Video Assistant Referee yang pertama kali digunakan di Piala Konfederasi tahun 2017 lalu, teknologi Hawk Eye jauh lebih dulu dikenalkan untuk bisa membantu kinerja wasit. Teknologi Hawk Eye ini lenoh dikenal oleh umum sebagai salah satu teknologi garis gawang yang akan digunakan untukbisa menjawab berbagai kontroversi wasit yang tak mensahkan gol di dalam satu pertandingan.

Teknologi Hawk Eye ini sebenarnya sudah digunakan pada ajang Piala Eropa tahun 2016 lalu dan ajang Premier League. Teknologi asisten wasit ini dibilang sukses membantu kinerja para wasit dalam mengambil keputusan dalam mensahkan gol dalam satu pertandingan penting.

Teknologi yang satu ini bekerja dengan menggunakan bantuan dari tujuh kamera yang akan menyorot berbagai sisi gawang dalam satu eprtandingan . Nantinya, sensor yang tepat berada di kamera akan terhubung dengan jam tangan yang digunakan oleh para wasit didalam menentukan apakah bola tersebut masuk atau tidak ke gawang.

Menuurt Pierluigi Collina, penggunaan teknologi Hawk Eye dan VAr ini akan mampu melengkapi kemampuannya masing-masing dan akan sangat membantu kinerja para wasit yang terlihat bimbang dalam mengambil keputusan, khususnya dalam pertandingan di ajang Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung bulan Juni nanti.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Piala Dunia 2018 Gunakan Bantuan Teknologi Canggih"

Posting Komentar