Di Piala Dunia 2018 Rusia harus waspadai Argentina


Pialaduniarusia.net - Timnas Rusia memang patut mewaspadai gerakan dan sergapan seluruh tim- tim yang berkecimpung di Piala Dunia 2018 ini. Meskipun Rusia tidak satu grup dengan Argentina, tetapi Timnas Rusia wajib mewaspadai gerak- gerik Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala dkk. Dua penyerang dari Argentina, mencetak gol yang baru-baru ini membawa Juventus mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1 di Stadion Wembley, London, Inggris, Kamis 8 Maret 2018 patut diperhitungkan.

Juventus tentu saja akan senang dengan aksi duet penyerang tersebut, karena dengan skor yang didapat tersebut, mereka dinyatakan lolos ke perempat final Liga Champions berkat unggul agregat 4-3. Tim nasional (Timnas) Argentina bisa lebih bergembira lagi. Para penyerang mereka semakin tajam. Ini situasi yang sangat baik buat mereka sebelum tampil pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Juni nanti.

Lionel Messi mungkin akan sedikit lebih lega karena mendapat tandem- tandem yang memadai dari
rekan-rekannya di lapangan. Sebab, selain duet maut lini depan Juventus tersebut, jangan lupa ada
penyerang kawakan yang masih ampuh di Manchester City, Sergio Aguero. Marcelo Gallardo, mantan pemain tim nasional Argentina yang kini menjadi manajer klub River Plate, mengatakan Messi akan mampu memimpin rekan-rekannya menjuarai Piala Dunia 2018. “Sekarang, kami punya Messi dalam tim. Kami punya peluang untuk menang. Kami punya perasaan seperti itu. Kami merasa seperti akan mampu menjadi tim terkuat karena ada Messsi,” ujar Gallardo.

Manajer tim nasional Argentina, Jorge Sampaoli sendiri mengatakan, bahwa sudah memutuskan untuk site:pialaduniarusia.nettidak memasukkan nama Paulo Dybala dalam skuad untuk laga uji coba tim Piala Dunia 2018 mereka
pada akhir Maret ini. Namun, jika melihat aksi Dybala membobol gawang Tottenham di Wembley, 8
Maret 2018. untuk mengantarkan kemenangan Juventus di Liga Champions, Sampaoli mungkin akan

penasaran. Disayangkan bahwa dirinya memang telanjur mencoret nama pemain berusia 24 tahun itu
dari skuadnya. Beberapa waktu yang lalu, ketika mengumumkan beberapa nama pemain untuk lawatan uji coba tim Argentina ke Stadion Etihad, kandang Manchester City, dan Stadion Metropolitano, kandang Atletico Madrid, pada 23 dan 27 Maret, Sampaoli beralasan tidak memanggil Dybala karena cedera. Dybala memang sedang tidak dalam kondisi fisik terbaik. Bahkan sebelum pertandingan kedua 16 besar Liga Champions di Wembley itu, pemain kelahiran Laguna Larga, Argentina, itu masih diragukan kesiapannya.

Tapi, Dybala memupuskan keraguan tersebut dan menjadi penentu kemenangan 2-1 Juventus melawan Tottenham. Sebelum Dybala menjadi penentu kemenangan, rekan senegaranya, Higuain, yang menyelamatkan posisi Juventus yang sedang terpojok setelah seri 2-2 di Turin dan ketinggalan 0-1 pada babak pertama di Wembley. Beberapa menit sebelum Dybala membobol gawang Tottenham, penyerang berusia 30 tahun itu mencetak gol ketiganya melawan klub Liga Primer Inggris dari London itu dalam dua kali pertemuan.

Pada 23 Maret mendatang ketika Argentina menghadapi laga persahabatan melawan Italia di Stadion
Etihad, Manchester, ada penyerang klub pemilik stadion itu, Manchester City, yang juga masuk skuad
Sampaoli. Penyerang kawakan berusia 29 tahun, Sergio Aguero. Meski tidak selalu dimainkan pelatih Pep Guardiola, tapi Aguero berperan besar membawa Manchester City memimpin klasemen Liga Primer Inggris musim ini, lolos ke perempat final Liga Champions, dan memenangi Piala Liga Inggris. Di lini belakang Argentina juga ada bek Manchester City, Nicolas Otamendi, yang pada Minggu 4 Maret 2018 berhasil “mematikan” bintang Chelsea, Eden Hazard.

Argentina tidak pernah memenangi Piala Dunia lagi sejak 1986. Tapi, mereka mencapai final 2014
sebelum kalah melawan Jerman. Kali ini, mereka punya peluang besar mengalahkan Jerman, Brasil, dan Spanyol, untuk menjadi juara dunia lagi. Argentina mengalami perubahan pesat setelah sempat terpuruk dalam babak kualifikasi Zona Amerika Selatan. Masuknya Sampaoli dan Higuain, yang tak dipanggil dalam babak kualifikasi, ikut mengubah wajah tim berjuluk Tango ini.

Postingan terkait: