Persiapan Piala Dunia 2018, Rusia Tinggal Menghitung Bulan

Pialaduniarusia.net - Tidak terasa tahun 2018 sudah di depan mata, kurang dari setahun lagi perhelatan olahraga sepakbola terbesar yaitu Piala Dunia 2018 akan segera digelar. Melihat hasil pengundian penyisihan grup 32 tim nasional sudah mendapat jatah lawan tandingnya masing-masing.
Menurut jadwal yang telah ditentukan oleh badan federasi sepakbola dunia FIFA, Piala Dunia 2018 akan dimulai pada tanggal 14 Juni sampai dengan 15 Juli 2018.

Pada perhelatan kali ini, Rusia menjadi tuan rumah. Hasil undian penyisihan grup yang dilaksanakan pada 1 Desember 2017 lalu di State Kremlin Palace, Moskow, Rusia sendiri, masuk dalam Grup A bersama Arab Saudi, Mesir, dan Uruguay. Jika dilihat diatas kertas, Rusia memiliki peluang besar untuk bisa lolos dalam penyisihan grup. Sudah menjadi tradisi bahwa setiap perhelatan Piala Dunia, tuan rumah selalu akan mendapat kehormatan untuk mengawali laga pembuka. Jadi pada tanggal 14 Juni 2018, Rusia akan bertanding melawan Arab Saudi di Stadion Luzhniki Moskow.

Stadion Luzhniki merupakan stadion olahraga terbesar yang ada di Rusia, terletak di Luzhniki, Moskwa. Stadion ini mulai dibuka pada tahun 1956, pernah menjadi tempat Olimpiade Musim Panas 1980 (saat itu kapasitas mencapai 103.000 penonton). Sekarang stadion ini memiliki kapasitas 84.745 kursi penonton. Sejauh ini ini, stadion Luzhniki sendiri menjadi markas klub sepakbola lokal Torpedo Moskwa, dan juga club sepak bola Spartak Moskwa.

PIALA DUNIA 2018 RUSIA
Sejak tahun 2002, stadion ini mulai menggunakan rumput buatan yang lebih sesuai dengan cuaca
Moskow yang sangat dingin. UEFA, sendiri memberikan penghormatan bahwa stadion ini pantas
diberi rating stadion bintang 5, dan sempat digunakan sebagai tuan rumah pertandingan final Liga
Champions 2008 lalu. Selain akan menjadi tempat dimana laga perdana Piala Dunia 2018 digelar, di
stadion ini nantinya juga akan dijadikan untuk pertandingan final pada hari Minggu, 15 Juli 2018.

Pada waktu yang hampir bersamaan, 11 stadion lain di seluruh Rusia juga akan menyelenggarakan
pertandingan lainnya. Jelang Piala Dunia 2018 berlangsung, total sekitar 64 pertandingan akan digelar di 12 stadion yang lokasinya tersebar dengan jarak terjauh sekitar 2.900 km dari Stadion Kaliningrad di kawasan Pantai Laut Baltik hingga Stadion Ekaterinburg di Pegunungan Ural. Kondisi ini membuat nantinya akan ada empat zona waktu yang berbeda antar stadion.

SENGIT TANPA ITALIA DAN BELANDA
Meski Piala Dunia 2018 nanti tidak diramaikan oleh tim besar belanda dan Italia yang selama ini pernah merebut gelar juara Piala Dunia, tetapi meskipun begitu terdapat dua negara yang sudah cukup dikenal sebagai sesepuh pemegang tradisi di Piala Dunia, yaitu Argentina dan Brasil. Bahkan kedua negara tersebut tidak jarang dari prediksi oleh beberapa pihak. Tentu saja memprediksi tersebut akan bertemu di laga final Piala Dunia 2018 oleh sejumlah pengamat sepakbola dunia.

Berbeda nasib dengan Rusia, empat negara yang selalu menjadi langganan mengikuti Piala Dunia justru masuk dalam dua grup “neraka”. Dua negara yaitu Spanyol dan Portugal tergabung dalam Grup B, sedangkan dua negara lainnya yaitu Belgia dan Inggris bertemu di Grup H. Juara bertahan Jerman juga masuk dalam perhitungan favorit juara, sama halnya dengan Prancis. Ke enam negara ini harus bertarung dengan maksimal demi dapat masuk ke babak final.

KUDA HITAM
Disamping menanti sengitnya persaingan Tim Nasional dari negara- negara besar, pada pertarungan
Piala Dunia 2018 tahun ini, kita akan dibuat penasaran dengan penampilan dari dua negara yang mampu diluar dugaan menembus babak 32 besar ini. Kedua negara tersebut adalah Islandia dan Panama yang menjadi tim “underdog”.

Diantara para Tim lain, dapat dibilang Islandia merupakan satu-satunya negara yang memiliki populasi di bawah satu juta orang, dan merupakan sejarah negara terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia. Selama ini, Islandia sendiri memang tidak pernah lolos ke turnamen besar, kecuali saat Piala Eropa 2016, saat menggulung Inggris sebelum melangkah ke perempat final.

Sedangkan untuk Panama, keberhasilan untuk lolos ke Piala Dunia pertama kalinya ini harus diacungi jempol. Berkat kemenangannya di menit 88 ketika menekuk Kosta Rika, hasil pertandingan ini mengharuskan Amerika Serikat pulang dari daftar 32 negara yang lolos dalam kualifikasi.
Lolosnya dua negara ini mengingatkan kembali kisah kehadiran Kosta Rika yang dianggap remeh pada empat tahun lalu di Piala Dunia 2014 Brasil.

Postingan terkait: