Profil Grup E Piala Dunia : Swiss


Pialaduniarusia.net - Skuad timnas Swiss telah di pastikan maju ke putaran final pergelaran Piala Dunia 2018. Sesudah memenangkan sesi play-off kwalifikasi Piala Dunia 2018 zone UEFA melawan Irlandia Utara. Swiss pernah menyelenggarakan Piala Dunia FIFA pada tahun 1954 dan akan menjadi tuan rumah Piala Eropa pada tahun 2008 mendatang di mana mereka akan menghadapi Rep Ceska, Portugal & Turki dalam babak penyisihan grup. Tim nasional Swiss menang 1-0 atas tuan rumah timnas Irlandia Utara pada pertandingan pertama play-off Piala Dunia 2018 di Windsor Park, Kamis (9/11/2017) atau Jumat dini hari WIB.

Gol yang membawa timnas Swiss menorehkan kemenanganya di suguhkan oleh bek sayap Ricardo Rodriguez ketika spekulasi tendangan penalti pada menit ke-58. Partai yang berlansung di kandang Irlandia Utara ini dihiasi sedikit peluang penting pada babak pertama. Sebenarnya lahir 12 tembakan secara kolektif yang dilesakkan kedua kubu. Meski demikian, kans emas minim tercatat. Sebagai tim yang mendominasi lebih dari 50% penguasaan bola, Swiss sendiri mempunyai statistik 4 tembakan terarah pada babak pertama. Dalam menit 18 Peluang terbaik Swiss sebenarnya sudah muncul setelah umpan silang tingkat dunia oleh Xherdan Shaqiri dari sisi kanan dicocor Haris Seferovic.

Prediksi Juara Piala Dunia 2018

Hanya saja, bola sepakan ujung kaki Seferovic gagal dan sukses dihentikan kiper tuan rumah, Michael McGovern. Adapun Irlandia Utara menerapkan strategi serangan balik dengan kelihatan memaksimalkan bola-bola mati dan crossing vertikal. Tampil tidak offensive, mereka disayangkan gagal untuk melepaskan percobaan tepat sasaran. Sayang nya saat babak kedua berjalan, tuan rumah harus bersedih dan mendapatkan tamparan atas pelanggaran. Mereka dihukum tendangan penalti setelah gelandang Corry Evans divonis melakukan handsball saat memblok sepakan voli Shaqiri. Dan yang mencengangkan bahwa keputusan hakim pertandingan Ovidiu Hategan yang berasal dari Rumania untuk menghadiahi pinalti tentu memicu perdebatan di dalam dan luar lapangan.

Tidak sedikit pula yang menyebut bahwa hal itu sangat kontroversial karena menurut pengamatan bola mengenai lengan bagian atas Evans yang bisa dilihat merupakan tangan pasive ketika insiden terjadi. Itu adalah keputusan final dari wasit, dan tentu saja hal itu sukses dilesakkan Rodriguez ke arah gerak berlawanan dengan McGovern. Setelah itu tak ada gol tercipta dan kedudukan akhir menguntungkan Swiss. Ketika itu Tranquillo Barnetta tak bisa menyembunyikan rasa cemas sepanjang menonton pertandingan Timnas Swiss kontra irlandia Utara, yang sedang berlangsung di Stadion St Jakob Park, Basel, Minggu (12/11/2017) atau Senin (13/11/2017) dini hari WIB.

Dirinya dikatakan bahwa khawatir dengan performa Timnas Swiss. ranquillo Barnetta, dan seluruh masyarakat Swiss berharap cemas kala timnas kesayangan mereka tak mudah menerobos area pertahanan tim tamu. Irlandia Utara bermain spartan, tanpa beban dan mampu menyulitkan tuan rumah. Padahal, tuan rumah bermain dengan modal berharga, yakni kemenangan 1-0 pada perjumpaan pertama di markas Irlandia Utara. Sayang, keunggulan tersebut justru membuat Swiss bermain tak nyaman. Berulang kali terjadi kesalahan, beberapa kali juga Irlandia Utara mengirim marabahaya ke area belakang Swiss. Situasi itu pula yang membuat Tranquillo Barnetta beberapa kali menahan napas. Tapi hasilnya Swiss mampu bertengger di grup E, untuk berlaga di pesta sepak bola terbesar sejagat di rusia 2018 ini.

Penjaga Gawang


  •  Yann Sommer (Borussia Mönchengladbach)
  •  Marwin Hitz (FC Augsburg)
  •  Roman Bürki (Borussia Dortmund)

Pemain Belakang


  •  Stephan Lichtsteiner (Captain) (Juventus)
  •  François Moubandje (Toulouse)
  •  Nico Elvedi (Borussia Mönchengladbach)
  •  Manuel Akanji (Basel)
  •  Michael Lang (Basel)
  •  Ricardo Rodríguez (AC Milan)
  •  Johan Djourou (Antalyaspor)
  •  Fabian Schär (Deportivo La Coruña)

Pemain Tengah


  •  Remo Freuler (Atalanta)
  •  Granit Xhaka (Arsenal)
  •  Valon Behrami (Udinese)
  •  Steven Zuber (1899 Hoffenheim)
  •  Blerim Džemaili (Montreal Impact)
  •  Fabian Frei (Mainz 05)
  •  Denis Zakaria (Borussia Mönchengladbach)
  •  Xherdan Shaqiri (Stoke City)

Penyerang

  •  Breel Embolo (Schalke 04)
  •  Haris Seferović (Benfica)
  •  Admir Mehmedi (Bayer Leverkusen)
  •  Eren Derdiyok (Galatasaray)


Pelatih

  •  Vladimir Petković (Swiss)

Postingan terkait: