Rusia Membolehkan Pakai Narkoba Di Stadion


Pialaduniarusia.net - Rusia baru baru ini, mengagetkan dengan mengeluarkan aturan yang tak biasa untuk gelaran Piala Dunia 2018. penonton Piala Dunia 2018 bisa membawa ganja, kokain, heroin, dan obat-obat terlarang lainnya masuk stadion selama membawa dokumen medis yang diperlukan. Dikutip dari media The Moscow Times keputusan itu memang diambil Eurasian Economic Union [EAEU], organisasi perdagangan yang beranggotakan Rusia, Belarusia, Aremania, Kazakhstan, dan Kirgistan. EAEU dalam pertemuan yang digelar Selasa (27/2) mengambil keputusan tersebut untuk mengizinkan wisatawan membawa narkotika dan psikotropika terlarang, termasuk ganja, heroin, dan kokain, selama perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia dengan membawa dokumen medis.

Dikutip dari Newsweek, setiap penonton yang datang ke stadion Piala Dunia akan diperbolehkan membawa ganja, kokain, dan bahkan heroin. Tapi suporter wajib melaporkan hal itu terlebih dahulu untuk kemudian mengantongi izin tertulis dalam bahasa Rusia dari otoritas setempat. Jenis obat-obatan terlarang yang diperbolehkan dibawa ke stadion Piala Dunia 2018 adalah cocaine, codeine, morfin, amphetamines dan cannabis.

Direncanakan akan ada sejumlah titik lokasi petugas keamanan sekitar stadion di mana penonton yang membawa obat-obatan terlarang bisa melapor sebelum masuk stadion. "Petugas keamanan akan memonitor penerapan peraturan membawa obat-obatan terlarang ke dalam stadion di sejumlah titik keamanan. Setiap penonton harus membawa dokumen medis yang menyebut nama dan kuantitas barang," demikian pernyataan resmi Komite Penyelenggara Piala Dunia 2018.

Sementara itu dikutip dari Newsweek, regulasi FIFA juga telah menyatakan bahwa penonton Piala Dunia 2018 bisa membawa obat-obatan terlarang selama mereka memiliki resep resmi dari dokter yang tertulis dalam bahasa Inggris atau Rusia. Larangan merokok juga sebenarnnya akan segera diterapkan di sekitar stadion tiga kota penyelenggara Piala Dunia 2018: Moskow, St. Petersburg, dan Sochi tersebut. Perlu diketahui lagi bahwa Piala Dunia 2018 akan berlangsung 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Pertandingan pertama akan mempertemukan tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi di Stadion Luzhniki, Moskow, 14 Juni mendatang.

Meski mengizinkan untuk membawa obat- obatan terlarang tersebut, Panitia Penyelenggara Piala Dunia Rusia juga berusaha keras memastikan kalau pihaknya akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap kepemilikan benda- benda yang diindikasikan sebagai benda “Terlarang” tersebut. Diupayakan semaksimal mungkin akan ada banyak titik pemeriksaan tersebar di kota-kota dan stadion tuan rumah pertandingan.

Namun sangat lumrah bila hal tersebut sangatlah menjadi kontroversi. Jelas saja apabila ada sejarah bahwa perkelahian tentu saja berawal dari suporter- suporter yang mabuk. Contohnya ganja yang memang sudah tidak aneh lagi bagi para suporter untuk memakainya. Efek samping dari setelah menghisap rokok ganja : tubuh akan Cenderung lusuh, mata merah, kelopak mata mengattup terus, doyan makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat pembicaraan lucu. Sehingga sangat memungkinkan para suporter memulai keributan dan melakukan aksi gila- gilaan. Pemerintah Rusia mungkin dalam tahap ini sedang mencoba merevisi aturan tersebut. Memang, meskipun para obat- obatan terlarang ini hanya diperuntukan oleh para peserta yang memiliki tingkat kesehatan kusus, dimana obat- obatan itu di gunakan untuk penyembuhan jangka pendek. Akan tetapi hal tersebut tentu akan dapat menimbulkan celah yang sangat fatal.

Bisa saja dengan akses yang dimanipulasi para suporter yang ”nakal” akan mencoba membuat surat keterangan palsu, agar obat- obatan tersebut bisa bebas di antara para suporter. Terutama jauh- jauh hari kita sudah mendengar isu- isu kriminalitas, seperti suporter rusia yang akan membalaskan dendamnya terhadap suporter inggris atau Hooligan. Tentu saja alkohol dan barang- barang terlarang tersebut adalah bahan bakar mereka dalam melakukan aksi yang gila dan brutal. Semoga saja pemerintah Rusia akan peka terhadap hal ini.

Postingan terkait: