Sertifikat Resmi Turun Buah Hasil Kerja Keras Membenahi Stadion Luzhniki Piala Dunia 2018


Pialaduniarusia.net - Dikabarkan langsung dari Moskow bahwa Stadion Luzhniki yang nanti menjadi tuan rumah Pertandingan Pembukaan dan Final Piala Dunia FIFA 2018 Russia, baru baru ini telah menerima sertifikat akhir dari standar internasional Building Research Establishment Environmental Assessment Method (BREEAM).

Disamping selain Stadion Luzhniki, dikatakan bahwa dua stadion Piala Dunia lainnya telah juga menjalani uji sertifikasi sesuai standar yang berkelanjutan. Tepatnya pada bulan Januari, Stadion Spartak di Moskow juga menerima sertifikat BREEAM terakhir dan dinyatakan dalam penggunaan dengan tingkat baik. Tempat ini dikelilingi oleh ruang hijau dan pasokan energi yang diatur secara efektif oleh berbagai sistem manajemen yang memastikan sumber daya yang penting diselamatkan. Arena Kazan telah menerima 'Silver' pada sertifikat terakhirnya dari "RUSO. THE FOOTBALL STADIUMS ", yang didirikan sebagai bagian dari persiapan Piala Dunia 2018 dan memenuhi persyaratan wajib FIFA untuk sertifikasi hijau stadion sepak bola yang digunakan untuk turnamen tersebut. "Stadion adalah kunci dalam upaya kami untuk mencapai Piala Dunia FIFA yang sukses dan berkelanjutan, itulah sebabnya FIFA telah membuat sertifikasi untuk semua arena yang digunakan untuk acara tersebut," ujar FIFA head of Sustainability & Diversity Federico Addiechi, seperti yamg dikutip dari FIFA. "Piala Dunia berlangsung di Rusia untuk pertama kalinya dalam sejarah, dan hari ini kita melihat bagaimana persiapan yag akan menjadi perubahan penting di semua lapisan masyarakat," komentar LOC's Head of Sustainability Milana Verkhunova.

 Membangun stadion Piala Dunia sesuai dengan standar akan memastikan bahwa kita memiliki arena sepak bola yang hemat sumber daya, aman dan nyaman . Ini juga berarti budaya kesadaran lingkungan negara mencapai tingkat yang baru secara umum. (HP/AKS) Disamping itu Stadion yang satu ini mungkin masih memberikan berkas memori buruk bagi suporter Chelsea. Karena pada saat itu harapan besar The Blues untuk menjadi juara Liga Champions untuk kali pertama haruslah musnah di tangan club rivalnya yaitu Manchester United dan hal itu terjadi dramatis ketika sang kapten, John Terry gagal total saat mengeksekusi penalti. Stadion Luzhniki yang menjadi venue final Liga Champions 2008 ini adalah stadion dengan kapasitas terbesar di Rusia.

Stadion sentral ini mampu menampung hingga 80 ribu orang. Dapat dikatakan juga, bahwa Luzhniki merupakan Gelora Bung Karno-nya Rusia, karena memang tidak ada klub lokal yang menggunakannya sebagai stadion kandang, meskipun memang kadang kala beberapa klub sempat menggunakannya sebagai pertandingan kandang sementara. Luzhniki sendiri memang akan digunakan sebagai stadion untuk menghelat laga pembuka dan final Piala Dunia 2018. Perlu diketahui bahwa Luzhniki ini akan menjadi tuan rumah untuk pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2018 Russia yang akan Kick-off pada tanggal 14 Juni 2018.

Dan hal tersebut memang berdasarkan jadwal awal yang telah dispakati oleh pihak Rusia dan FIFA selaku panitia penyelenggara stadium. Disamping itu sebelumnya untuk membenahi diri sebagai stadium sentral Piala Dunia FIFA Russia 2018, stadion ini mengalami perombakan bagian dalam dari stadium lama yang terletak didalam Kompleks Olimpiade Luzhniki dan dicoba untuk di rekontruksi dengan dibongkar dan dibangun ulang. Sebenarnya proses rekonstruksi sendiri telah bertahap dan dimulai pada tahun 2013 yang silam dan pihak Rusia sebenarnya sangat ingin pekerjaan tersebut rampung 100% pada tahun 2017 sebelum Piala Dunia dimulai.

Meskipun begitu stadion Luzhniki memang telah kembali beroperasional sebagai salah satu stadium yang digunakan untuk penyelenggara Piala Konfederasi FIFA tahun 2017 lalu. Sebenarnya untuk para arsitek sendiri merupakan hal yang cukup rumit karena salah satu poin penting yang menjadi titik berat dan utama pada proses pembangunan ulang adalah mempertahankan fasade atau tampak dari stadium lama. Karena hal tersebut telah menjadi landmark atau Icon penting untuk Kota Moskow, disamping itu memang bagian dalam mencoba diakali setotalnya guna memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia FIFA 2018 ini.

Renovasi besar menyebabkan lintasan atletik dihilangkan. Sehingga tempat bangku penonton berada lebih banyak dan dekat dengan lapangan sepakbola, sehingga bentuknya menyesuaikan lapangan utama menjadi persegi panjang dengan tingat kemiringan yang memang telah disesuaikan untuk memastikan kenyamanan penonton. Sebelumnya kapasitas kotor keseluruhan Luzhniki ini bertambah menjadi 81.000 kursi dari sebelumnya 78.000 kursi.

Postingan terkait: