Profil Grup E Piala Dunia : Serbia


Pialaduniarusia.net - Gelandang Tim Nasional (Timnas) Serbia, Nemanja Matic tentu saja tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan setelah negaranya memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Pemain yang sebelumnya loyal untuk membela klub Manchester United itu mengatakan, saat ini merupakan orang yang paling bahagia. Serbia sendiri menancapka diri untuk lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia setelah meraih kemenangan atas Georgia pada laga pamungkas Grup D di Stadion Rajko Mitić, Selasa (10/10/2017) dini hari WIB.

Gol tunggal Aleksandar Prijovic memastikan tuan rumah menang dengan skor 1-0. Tambahan 3 point tentu saja semakin mempertegas posisi Serbia sebagai jawara Grup B dengan raihan 21 poin. Anak asuh Slavoljub Muslin unggul tiga angka dari Republik Irlandia yang mengalahkan Timnas Wales 1-0. Meski begitu, Matic mengaku mengalami banyak tekanan sebelum laga kontra Georgia. Pasalnya, jika The Dragons –julukan Timnas Wales– mampu mengalahkan Republik Irlandia, maka dapat dipastikan Gareth Bale dan kolega lah yang lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. “Kami mengalami banyak tekanan sebelum pertandingan ini. Kami ingin dengan sabar, kami tahu kami memiliki kesempatan untuk. Saya orang yang paling bahagia saat ini.

Prediksi Piala Dunia Rusia 2018

Terima kasih kepada para suporter yang sudah mendukung kami,” ujar Matic, seperti dilansir Soccerway, Selasa (10/10/2017). “Kami menunjukkan passion dalam berjuang untuk seragam Serbia, bukan bagaimana keindahan kami bermain sepakbola, karena kami tidak tampil dalam permainan terbaik kami di kualifikasi ini, tapi bagaimana kami berjuang dan menunjukkan kenapa kami layak berada di Rusia,” pungkasnya. Timnas Serbia mendadak melakukan suksesi internal menjelang Piala Dunia 2018. Ban kapten yang selama ini lama disandang Branislav Ivanovic kini dicabut dan diberikan kepada Aleksandar Kolarov. Pergantian pimpinan tim itu diumumkan pelatih Mladen Krstajic, Senin, 19 Maret 2018. "Kolarov, kapten baru, dan (Nemanja) Matic, wakilnya, memiliki kekuatan untuk mengikuti jejak Ivanovic," kata Krstajic. Ia pun menegaskan bahwa tak ada friksi internal terkait dengan pergantian itu. "Kami telah membuat keputusan yang merupakan masalah internal, tapi saya ingin menjelaskan tidak ada kesalahpahaman dengan Ivanovic yang tetap menjadi bagian dari tim," kata Krstajic. Ivanovic, 34 tahun, telah mencetak 12 gol dalam 100 pertandingan bersama Serbia. Ia merupakan satu dari tiga pemain yang masih tersisa dari Piala Dunia 2010 dan menjadi kapten Serbia sejak 2012.

Kala itu, ia mengambil alih peran mantan bek Manchester United, Nemanja Vidic. Selama kualifikasi untuk turnamen 2018, mantan pemain Chelsea itu sering dikritik oleh para penggemar dan pakar karena dianggap telah kehilangan kecepatannya. Krstajic membela pemain yang kini berlaga di klub Rusia, Zenit St. Petersburg, itu. "Ivanovic telah memberikan banyak hal kepada Serbia dan sebaliknya. Namun semua pemain harus menyadari bahwa mereka memulai persiapan untuk Piala Dunia dengan catatan yang bersih dan tidak ada yang bisa mengambil tempat di skuad 23 pemain begitu saja," katanya. Kolarov, 32, yang bermain untuk tim Italia, Roma, dan sukses menembus perempat final Liga Champions, telah mencetak 10 gol dalam 72 pertandingan untuk Serbia. Tim yang berjuluk tim Balkan ini telah lega karena memang sudah memenuhi syarat tampil di final bersama dengan 32 tim di Piala Dunia setelah absen delapan tahun dari turnamen besar itu dan tersisih pada awal putaran final 2010.

Penurunan performa dari Ivanovic terjadi setelah asosiasi sepak bola Serbia (FSS) memecat pelatih Slavoljub Muslin yang sukses membawa negara tersebut ke Piala Dunia dan menunjuk Krstajic yang belum berpengalaman. Muslin dikritik karena menampilkan permainan yang dianggap tidak meyakinkan, meskipun kinerjanya produktif dengan formasi 3-4- 3 yang tidak biasa. Ia juga disorot karena menolak menyuntikkan darah segar ke dalam tim dan tetap tidak memanggil beberapa pemain muda yang menjanjikan. Krstajic, mantan pemain belakang yang bermain untuk klub Bundesliga, Werder Bremen dan Schalke, akan membuat debut kompetitifnya sebagai pelatih kepala ketika Serbia menghadapi Kosta Rika di pembuka Grup E di Samara pada 17 Juni. Di Piala Dunia 2018, Serbia berada satu grup dengan Brasil, Swiss, dan Kosta Rika.

Postingan terkait: