Pelatih- pelatih yang Dipecat Usai Bawa Timnya ke Piala Dunia 2018


Pialaduniarusia.net - Tembus ke putaran final Piala Dunia bagi sebagian negara merupakan sebuah prestasi besar. Menjadi bagian dari 32 negara terbaik di dunia dan mengikuti ajang sepakbola terakbar di dunia merupakan sebuah kebanggaan. Tentunya dalam mencapai hal itu, ada sejumlah pihak yang berperan dalam kesuksesan tiap tim, salah satunya adalah pelatih. Namun, apa jadinya jika para pelatih yang sukses mengantarkan timnya ke Piala Dunia justru dipecat atau memberhentikan diri? Berikut adalah 3 pelatih yang diberhentikan atau pun mengundurkan diri usai membawa timnya lolos ke Piala Dunia 2018.

Bert Van Marwijk (Arab Saudi)
Tim Nasional Arab Saudi memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia usai menundukkan Jepang 1-0 pada laga terakhir kualifikasi. Namun demikian, hasil tersebut jurstru berujung kabar buruk bagi sang pelatih, Bert Van Marwijk. Bert Van Marwijk ditunjuk sebagai pelatih Arab Saudi sejak dua tahun lalu, Ia berambisi membawa Arab Saudi tembus pentas dunia. Namun kenyataannya, setelah ia berhasil mewujudkan target tersebut, Van Marwijk justru didepak dari kursi kepelatihan.

Didepaknya Van Marwijk ditengarai karena kegagalan kesepakatan yang dijalin dengan Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF) terkait kontrak. Kontrak Van Marwijk habis pada penghujung kualifikasi Piala Dunia 2018. Sebagai pengganti, Timnas Arab Saudi menunjuk pelatih asal Argentina, Edgardo Bauza. Namun, mantan pelatih Timnas Argentina tersebut didepak dalam waktu yang cukup singkat. Mengingat, dirinya baru mengemban tugas di Arab Saudi pada September lalu. Sempat ada isu berhembus Arab Saudi mengincar Ancelotti sebagai nakhoda di Piala Dunia nanti.

Ange Postecoglou (Australia)
Kabar mengejutkan datang dari pelatih Australia, Ange Postecoglou. Setelah membawa timnya lolos ke Rusia, ia menyatakan mengundurkan diri sebagai pelatih The Socceroos. Walaupun berhasil membawa Australia melaju ke Piala Dunia untuk kali keempat beruntun, Postecoglou secara resmi menyampaikan keputusannya mundur. Walau tidak dipecat, Ange mengakui bahwa mundurnya ia sebagai pelatih lantaran adanya tekanan terkait dunia sepakbola internasional.

Slavoljub Muslin (Serbia)
Sungguh malang nasib pelatih Timnas Serbia, Slavoljub Muslin. Kesuksesannya membawa Serbia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 justru berakhir pahit. Pelatih berusia 64 tahun itu dipecat usai
memastikan diri membawa timnya lolos ke Piala Dunia 2018. Muslin berhasil membawa Serbia memimpin Grup D mengungguli Republik Irlandia dan Wales. Ini merupakan prestasi terbesar Serbia
dalam 8 tahun terakhir. Akan tetapi pernyataan mengejutkan dikeluarkan oleh federasi sepeakbola
Serbia (FSS). FSS memutuskan untuk menghentikan kerja samanya dengan Muslin. Asistennya, Mladen Krstajic, untuk sementara didapuk sebagai pelatih caretaker sampai pelatih kepala baru ditentukan.

Vahid Halilhodzic (Jepang)
Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) membuat keputusan mengejutkan dengan memecat pelatih timnas, Vahid Halilhodzic. Padahal, timnas Jepang akan berlaga di Piala Dunia 2018 dalam kurun dua bulan ke depan. JFA menunjuk Halilhodzic sebagai pelatih kepala sejak Maret 2015. Penunjukkan Halilhodzic dilatari prestasinya memimpin timnas Aljazair ke babak 16 besar Piala Dunia 2014.

Saat itu, Halilhodzic ditunjuk menggantikan Javier Aguirre yang terlibat skandal pengaturan skor ketika masih menangani Real Zaragoza. Padahal, prestasi Halilhodzic selama menangani Blue Samurai tidak begitu buruk. Timnas Jepang mampu lolos ke Piala Dunia 2018 setelah menjuarai Grup B kualifikasi zona Asia. Itulah beberapa berita tentang nasib- nasib malang dari beberapa pelatih tingkat dunia yang di buang atau di pecat dari anak asuhanya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pelatih- pelatih yang Dipecat Usai Bawa Timnya ke Piala Dunia 2018"

Posting Komentar